Cerita Keledai dan Sumur Tua

Suatu hari keledai
milik seorang petani
jatuh ke dalam
sumur. Sementara
si petani, sang
pemiliknya, bingung
memikirkan apa
yang harus
dilakukannya.
Akhirnya, ia
memutuskan
bahwa hewan itu
sudah tua dan
sumur juga perlu
ditimbun karena
berbahaya. Jadi
tidak berguna
menolong si keledai.
Ia mengajak
tetangganya untuk
membantu-nya.
Mereka membawa
sekop dan mulai
menyekop tanah ke
dalam sumur.
Ketika si keledai
menyadari apa
yang sedang
terjadi, ia meronta-
ronta. Tetapi
kemudian, ia
menjadi diam.
Setelah beberapa
sekop tanah
dituangkan ke
dalam sumur, si
petani melihat ke
dalam sumur dan
tercengang
melihatnya.
Walaupun
punggungnya terus
ditimpa oleh
timbunan tanah dan
kotoran, si keledai
melakukan sesuatu
yang
menakjubkan.Ia
mengguncang-
guncangkan
badannya agar
tanah yang
menimpa
punggungnya turun
ke bawah, lalu
menaiki tanah itu.
Si petani terus
menuangkan tanah
kotor ke atas
punggung hewan
itu, namun si
keledai juga terus
menguncangkan
badannya dan
kemudian
melangkah naik. Si
keledai akhirnya
bisa meloncat dari
sumur dan
kemudian
melarikan diri.
~~~~~~~~~~
Kehidupan ini
adalah tempat ujian
bagi kita, dengan
bermacam
masalah
dan problema yang
datang silih
berganti. Bahkan di
kala tertentu kita
bisa terjerembab
didalam jurang
masalah yang
sangat pelik. Sama
dengan cerita
keledai diatas, yang
terperosok kedalam
sumur justru malah
ditimbun dengan
tanah.
Bila kita
menganggap
masalah sebagai
beban
hidup dan
tidak segera
diselesaikan, maka
masalah yang lain
akan datang lagi.
Semakin lama
masalah akan
semakin banyak,
yang dapat
menimbun kita
dalam
keterpurukan jika
tidak lekas
mengatasinya.
Namun jika kita
menjadikan
masalah-masalah
sebagai batu
pijakan untuk
melangkah, lama
kelamaan kita bisa
keluar dari “sumur”
yang terdalam
dengan terus
berjuang.
“Jangan pernah
menyerah.
Guncangkanlah
setiap masalah dan
hal-hal negatip
yang menimpa,
kemudian
melangkahlah
naik.”

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s